|
TUGAS INDIVIDU STATISTIK (Dosen: Drs. Hartanto S., ST., M.Pd., S.Si) Oleh LULUS PRIYOANANTO Kelas : T (Blitar) Angkatan ke I UNIVERSITAS PGRI ADI BUANA SURABAYA PROGRAM PASCA SARJANA PROGRAM STUDI TEKNOLOGI PEMBELAJARAN 2005 TUGAS 1
(ANAVA 2 JALUR) Masalah 1 Adakah perbedaan hasil belajar akibat metode mengajar? Hipotesis: H0 = Tidak terdapat perbedaan hasil belajar akibat metode mengajar. H1 = Terdapat perbedaan hasil belajar akibat metode mengajar. Pengambilan Keputusan: Jika probabilitas > 0,05, maka H0 diterima Jika probabilitas < 0,05, maka H0 diterima Keputusan: Terlihat bahwa F hitung adalah 8.619 dengan probabilitas 0,001. Oleh karena probabilitas < 0,05, maka H0 ditolak atau rata-rata hasil belajar akibat metode berbeda secara signifikan. Masalah 2 Adakah perbedaan hasil belajar akibat faktor waktu? Hipotesis: H0 = Tidak terdapat perbedaan hasil belajar akibat faktor waktu H1 = Terdapat perbedaan hasil belajar akibat faktor waktu Pengambilan keputusan: Jika probabilitas > 0,05, maka H0 diterima Jika probabilitas < 0,05, maka H0 ditolak Keputusan: Terlihat bahwa F hitung adalah 2,333 dengan probabilitas 0,137. Oleh karena probabilitas > 0,05, maka H0 diterima, atau rata-rata hasil belajar akibat faktor waktu tidak berbeda secara signifikan. Masalah 3 Adakah interaksi hasil belajar akibat metode mengajar dan faktor waktu? Hipotesis: H0 = Tidak terdapat interaksi hasil belajar akibat metode mengajar dan faktor waktu. H1 = Terdapat interaksi hasil belajar akibat metode mengajar dan faktor waktu. Pengambilan keputusan: Jika probabilitas > 0,05, maka H0 diterima Jika probabilitas < 0,05, maka H0 ditolak Keputusan: Terlihat bahwa F hitung adalah 1,190 dengan probabilitas 0,318. Oleh karena probabilitas > 0,05 maka H0 diterima, atau tidak terdapat interaksi antara metode pembelajaran dan faktor waktu terhadap hasil belajar.
TUGAS 2 (T.tes) Tugas Statistika (Drs. Hartanto S., ST., M.Pd., S.Si) Jawab 1. Masalah: 1) Adakah perbedaan prestasi belajar siswa yang mendapat pembelajaran dengan metode A dan pembelajaran dengan metode B? 2) Adakah perbedaan prestasi belajar siswa pria dan prestasi belajar siswa perempuan? 3) Adakah perbedaan prestasi siswa yang berstatus sosial tinggi dan yang berstatus sosial rendah? 2. Hipotesis: 1) Ada perbedaan prestasi belajar siswa yang mendapat pembelajaran dengan metode A dan pembelajaran dengan metode B. 2) Ada perbedaan prestasi belajar siswa pria dan prestasi belajar siswa wanita. 3) Ada perbedaan prestasi belajar siswa yang berstatus sosial tinggi dan yang berstatus sosial rendah. 3. Analisis data Analisis data menggunakan Uji t (untuk hipotesis I;2;3) Dengan rumus sebagai berikut: Keterangan: = rata-rata kelompok 1 dan 2 = varians kelompok 1 dan 2 n1 dan n2 = jumlah siswa kelompok 1 dan 2 Dipakainya rumus tersebut dengan alasan: 1. Data interval 2. Sampel independent Agar hasil analisis data lebih akurat, maka digunakan bantuan Computer dengan program SPSS (Statistical Product and Service Solution) versi 11. Uji Levene (Uji Homogenitas) Untuk menentukan hasil analisis uji t, terlebih dahulu dilihat apakah kedua varian tersebut identik atau tidak dengan cara melihat hasil uji Levene, dengan ketentuan sebagai berikut: 1. Hipotesis: H0 = kedua varian populasi identik H1 = kedua varian populasi tidak identik 2. Pengambilan keputusan: Jika probabilitas > 0,05, maka H0 diterima Jika probabilitas < 0,05, maka H0 ditolak 3. Keputusan: Bila pada uji F ini, H0 diterima, maka uji t sebaiknya menggunakan dasar Equal variance assumed (diasumsikan kedua varian sama). Bila pada uji F ini, H0 ditolak, maka uji t sebaiknya menggunakan dasar Equal variance not assumed (diasumsikan kedua varian tidak sama). Uji Hipotesis Hipotesis 1 Ada perbedaan prestasi belajar siswa yang mendapat pembelajaran dengan metode A dan pembelajaran dengan metode B. Hasil analisis a) Uji Levene | | Levene’s Test for Equality of Variance | | F | Sig. | | PRESTASI | Equal variances assumed Equal variances not assumed | 5.421 | .026 | | | | | | Terlihat bahwa F hitung adalah 5.421 dengan probabilitas 0,026 oleh karena probabilitas < 0,05, aka H0 ditolak atau ke dua varian benar-benar berbeda. Karena ke dua varian tersebut tidak sama maka uji t, menggunakan dasar Equal variance no assumed. b) Uji t Independent Samples Test | | t-test for Equality of Means | | t | df | Sig. (2-tailed) | Mean Difference | | PRESTASI | Equal variances assumed Equal variances not assumed | -.823 -.814 | 33 28.035 | .417 .423 | -.48 -.48 | | | | | | | |
Hipotesis H0 = kedua rata-rata populasi adalah identik H1 = kedua rata-rata populasi adalah berbeda Pengambilan keputusan Jika probabilitas > 0,05, maka H0 diterima Jika probabilitas < 0,05, maka H0 ditolak Terlihat bahwa hasil uji t pada equal variance not assumed adalah –0,814 dengan df 28, dan probabilitas 0,423. Oleh karena probabilitas > 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa H0 diterima (kedua rata-rata populasi adalah identik). Kesimpulan Hipotesis alternatif (H1) yang berbunyi: Ada perbedaan prestasi belajar siswa yang mendapat pembelajaran dengan metode A dan pembelajaran dengan metode B, ditolak atau tidak terbukti. Hipotesis 2 Ada perbedaan prestasi belajar siswa pria dan prestasi belajar siswa wanita. Hasil analisis a. Uji Levene | | Levene’s Test for Equality of Variance | | F | Sig. | | PRESTASI | Equal variances assumed Equal variances not assumed | .033 | .858 | | | | | | Terlihat bahwa F hitung adalah 0,033 dengan probabilitas 0,858. Oleh karena probabilitas > 0,05, maka H0 diterima dengan kata lain kedua varian tersebut benar-benar sama (Equal). Karena kedua varian tersebut sama (Equal), maka uji t, menggunakan dasar Equal variance assumed. b. Uji t Independent Samples Test | | t-test for Equality of Means | | t | df | Sig. (2-tailed) | Mean Difference | | PRESTASI | Equal variances assumed Equal variances not assumed | -.866 -.855 | 33 29.941 | .393 .400 | -.51 -.51 | | | | | | | | Terlihat bahwa hasil uji t pada Equal variances assumed adalah –0,866 dengan Probabilitas 0,393. Oleh karena Probabilitasnya > 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa H0 diterima (kedua rata-rata populasi adalah identik). Kesimpulan Hipotesis alternatif (H1) yang berbunyi: Ada perbedaan prestasi belajar siswa pria dan prestasi belajar siswa wanita, ditolak (tidak terbukti). Hipotesis 3 Ada perbedaan prestasi belajar siswa yang berstatus sosial tinggi dan yang berstatus sosial rendah. Hasil analisis a. Uji Levene | | Levene’s Test for Equality of Variance | | F | Sig. | | PRESTASI | Equal variances assumed Equal variances not assumed | .119 | .733 | | | | | | Terlihat bahwa F hitung adalah 0,119 dengan Probabilitas 0,733. Oleh karena Probabilitas 0,05, maka H0 diterima atau kedua varian benar-benar sama (Equal). Karena kedua varian tersebut sama maka uji t, menggunakan dasar Equal variances assumed. b. Uji t Independent Samples Test | | t-test for Equality of Means | | t | df | Sig. (2-tailed) | Mean Difference | | PRESTASI | Equal variances assumed Equal variances not assumed | -.666 -.671 | 33 32.776 | .510 .507 | -.39 -.39 | | | | | | | | Terlihat bahwa hasil uji t pada Equal Variances Assumed adalah –0,666 dengan df 33, dan probabilitas 0,510. Oleh karena Probabilitas > 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa H0 diterima (kedua rata-rata populasi adalah identik). Kesimpulan Hipotesis alternatif (H1) yang berbunyi: Ada perbedaan prestasi siswa yang berstatus sosial tinggi dan yang berstatus sosial rendah ditolak (tidak terbukti).
|