|
MENGAJARKAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA POKOK BAHASAN TEOREMA PYTHAGORAS SISWA KELAS II DI SMP NEGERI 6 KOTA BLITAR TAHUN PELAJARAN 2004/2005
Oleh LULUS PRIYOANANTO NIP. 131 998 743
PEMERINTAH KOTA BLITAR DINAS PENDIDIKAN DAERAH SMP NEGERI 6 BLITAR Jl. S. Supriyadi No. 36 Telp (0342) 801917 Blitar 66133
Karya Tulis Ilmiah ini telah diperiksa disetujui oleh Kepala SMP Negeri 6
Drs. LULUS PRIYOANANTO NIP. 131 998 743
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga laporan penelitian yang berjudul “Mengajarkan Matematika dengan Pendekatan Kontekstual Pada Pokok Bahasan Teorema Pythagoras Siswa Kelas II di SMP Negeri 6 Kota Blitar Tahun Pelajaran 2004/2005” ini dapat terselesaikan dengan baik. Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah apakah benar kalau seorang guru menyiapkan KBM secara optimal akan berpengaruh terhadap prestasi belajar anak didiknya khususnya di SMP Negeri 6 Blitar. Dalam kesempatan ini tidak lupa kami sampaikan ucapan banyak terima kasih kepada: semua rekan-rekan guru yang telah memberikan motivasi dan sumbangan pikiran sehingga penelitian ini dapat terselesaikan.
Blitar, Oktober 2004 Peneliti
Drs. Lulus Priyoananto
ABSTRAK
MENGAJARKAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA POKOK BAHASAN TEOREMA PYTHAGORAS SISWA KELAS II DI SMP NEGERI 6 KOTA BLITAR TAHUN PELAJARAN 2004/2005
Kata Kunci: mengajarkan matematika, pendekatan kontekstual
Oleh: Drs. Lulus Priyoananto NIP. 131 998 743
Keberhasilan belajar akan dapat tercapai jika proses belajar mengajar yang dilaksanakan di kelas benar-benar berjalan efektif. Agar proses belajar mengajar berlangsung efektif maka di SMP/MTs diperlukan pendekatan belajar yang sesuai dengan keadaan siswa. Selain itu tujuan belajar Matematika di sekolah adalah memeprsiapkan siswa agar dapat menggunakan matematika dan pola pikir matematika dalam kehidupan sehari-hari dan dalam mempelajari ilmu pengetahuan yang lain. Dan dalam mengajarkan matematika guru seringkali hanya berceramah sehingga siswa tidak dapat memahami konsep materi yang diajarkan. Oleh karena itu perlu adanya metode/pendekatan pembelajaran yang sesuai keadaan siswa. Selama ini hasil pendidikan hanya tampak dari kemampuan siswa menghafalkan fakta-fakta. Walaupun banyak siswa mampu menyajikan tingkat hafalan yang baik terhadap materi yang diterimanya, tetapi pada kenyataannya mereka seringkali tidak memahami konsep secara mendalam. Sebagian besar dari siswa tidak mampu menghubungkan antara apa yang mereka pelajari dengan bagaimana pengetahuan tersebut akan dipergunakan. Siswa memiliki kesulitan untuk memahami konsep pembelajaran matematika sebagaimana yang diterima, yaitu menggunakan sesuatu yang abstrak dengan metode ceramah. Mereka sangat butuh untuk memahami konsep-konsep nyata yang berhubungan dengan lingkungan dan masyarakat dimana mereka hidup/tinggal. Ada kecenderungan dalam dunia pendidikan dewasa ini untuk kembali pada pemikiran bahwa anak akan belajar lebih baik jika lingkungan diciptakan secara nyata. Belajar akan lebih bermakna jika anak mengalami sendiri apa yang dipelajari, maka pendekatan kontekstual sebagai pilihan untuk menghidupkan kelas agar siswa belajar dengan sesungguhnya. Pendekatan kontekstual merupakan suatu konsep belajar dimana guru menghadirkan situasi dunia nyata ke dalam kelas dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai anggota keluarga dan masyarakat. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 6 Kota Blitar, dilaksanakan pada tanggal 10 September sampai 12 Oktober 2004. Rencana penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan kriteria penelitian yang digunakan termasuk penelitian kualitatif. Sebab menggunakan sumber data langsung dan penelitian sebagai pengumpul data utama. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran kontekstual pada pokok bahasan Teorema Pythagoras dengan menggunakan konteks bangun kubus dan balok, telah memberikan hasil yang memuaskan yaitu nilai rata-rata 8,5 dengan ketuntasan belajar 94%. Harapan peneliti, semoga dengan pengalaman peneliti ini dapat bermanfaat bagi rekan-rekan yang terjun di dunia pendidikan.
DAFTAR ISI Halaman KATA PENGANTAR i ABSTRAK ii DAFTAR ISI iv DAFTAR LAMPIRAN vi BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang 1 B. Rumusan Masalah 5 C. Tujuan Penelitian 5 D. Manfaat Penelitian 5 E. Asumsi Penelitian 6 BAB II KERANGKA TEORI A. Hakekat Matematika 7 B. Belajar Matematika 9 C. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Proses Mengajar dan Belajar Matematika 12 D. Kesulitan Belajar Matematika 13 E. Belajar Tuntas 16 F. Pendekatan Kontekstual (Contextual Teaching and Learning/ CTL) 17 G. Materi Teorema Pythagoras 26 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Pendekatan Penelitian 33 B. Lokasi Penelitian 34 C. Prosedur Penelitian 35 D. Jenis dan Sumber Data 37 E. Setting Penelitian 38 F. Perencanaan Tindakan 41 BAB IV HASIL PENELITIAN A. Siklus I 45 B. Siklus II 50 C. Siklus III 55 BAB V PENUTUP A. Simpulan 61 B. Saran-saran 61 DAFTAR RUJUKAN 63
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1. Tes Evaluasi I Lampiran 2. Tes Evaluasi II Lampiran 3. Tes Evaluasi III Lampiran 4. Skenario Pengajaran Siklus I Lampiran 5. Skenario Pengajaran Siklus II Lampiran 6. Skenario Pengajaran Siklus III
|