Selamat datang di Official Website SMA Negeri 3 Blitar, yang merupakan wujud dari kesungguhan kami untuk membangun komunikasi interaktif demi meningkatkan kualitas pendidikan di SMA Negeri 3 Blitar. Kami menyadari Official website ini masih banyak kekurangan yang perlu dibenahi, untuk itu kami berharap masukan dan saran dari pengunjung semua demi sempurnanya website ini. Terimakasih, dan semoga bermanfaat bagi kita semua. Amien.
 
MENU
HOME
KESISWAAN
ALUMNI
INTERAKTIF
BUKU TAMU
 

Welcome to Official Website
SMAGA
 

:: Official Website

SMA NEGERI 3 BLITAR
http://www.sman3blitar.net
 

:: Alamat Sekolah
Jl. Bengawan Solo  Blitar
Telp/Fax : (0342)807225
Emai : Alamat e-mail ini telah dilindungi dari tindakan spam bots, Anda butuh Javascript dan diaktifkan untuk melihatnya

 

 
User Login
Pengunjung Online


PTK MATEMATIKA SMP BAB 3 Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Sabtu, 01 September 2007
BAB III
METODOLOGI PENELITIAN

A.    Pendekatan Penelitian
       Pada penelitian ini, peneliti ingin mengungkapkan permasalahan tentang pembelajaran matematika pada pokok bahasan Teorema Pythagoras dengan pendekatan kontekstual pada siswa kelas II di SMP Negeri 6 Kota Blitar.
               Kemudian peneliti melakukan tindakan dengan pembelajaran kontekstual agar siswa belajar dengan penuh makna. Dengan memperhatikan prinsip kontekstual, yaitu proses pembelajaran yang diharapkan dapat mendorong siswa untuk menyadari dan menggunakan pemahamannya, mengembangkan diri dan menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Kriteria penelitian ini adalah penelitian kualitatif karena: (1) menggunakan latar belakang alami sebagai sumber data langsung dan penelitian merupakan alat pengumpul data utama, (2) analisis data secara induktif, (3) bersifat diskriptif, karena data yang dikumpulkan berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati sehingga yang dikumpulkan berkemungkinan menjadi kunci terhadap apa yang sudah diteliti, (4) adanya kriteria untuk keabsahan data (Moeleong, 1995:4-7).
           Sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Pemilihan jenis PTK karena peneliti  terlibat  langsung  dan  sudah merupakan tugas peneliti sebagai pendidik yang harus selalu berusaha meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan kajian tentang situasi sosial dan pandangan untuk meningkatkan mutu tindakan yang ada di dalamnya.Dengan demikian penelitian ini bertujuan untuk memberikan pertimbangan praktis dalam situasi nyata (Elliot dalam Wahyudi, 1997:46).
            Dalam penelitian ini prosedur penelitian dimulai dengan siklus I setelah dilaksanakan tes awal. Hasil tes awal diteliti dan diketahui kesulitasn siswa dalam memahami konsep Teorema Pythagoras. Penelitian ini akan mengungkap persoalan yang terjadi dalam pembelajaran matematika dengan pendekatan kontekstual pada pokok bahasan Teorema Pythagoras. Peneliti berada di sekolah dari awal sampai akhir penelitian guna mengetahui keadaan siswa, merumuskan tindakan selanjutnya, memantau dan melaporkan hasil penelitian.

B.    Lokasi Penelitian
     Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 6 Kota Blitar. Lokasi ini dipilih berdasarkan tempat tugas peneliti. Selain itu ternyata pada pembelajaran Teorema Pythagoras menunjukkan hasil belajar siswa kurang optimal, yaitu 85% dari siswa kelas II masih memperoleh nilai kurang dari 50 pada saat diberikan tes awal Teorema Pythagoras. Berdasarkan pertimbangan tersebut peneliti berusaha untuk menelusuri kesulitan siswa dalam pembelajaran Teorema Pythagoras sehingga dapat diupayakan pembelajaran yang sesuai keadaan siswa.

C.    Prosedur Penelitian
     Untuk kelancaran penelitian, diperlukan prosedur dalam penelitian yang berhubungan dengan masalah yang akan diteliti yaitu dalam bentuk persiapan penelitian.
Prosedur penelitian adalah langkah-langkah yang digunakan untuk memperoleh data dari sumber yang diteliti mulai dari awal sampai akhir untuk disajikan dalam bentuk penelitian. Jalannya penelitian yang dilakukan sampai dengan penyusunan penelitian ini adalah melalui dua tahap yaitu:
1.    Tahap Persiapan
Tahap ini merupakan usaha untuk mempersiapkan penelitian, dalam hal ini yang dipersiapkan antara lain:
1.     Mengikuti  bimbingan dan pelatihan dari  nara sumber dan Widyaiswara.
2.    Mengadakan koordinasi dengan guru Matematika SMP Negeri 6 Kota Blitar kususnya guru                 bidang studi matematika kelas II yang lain untuk memperoleh penjelasan materi yang diberikan             kepada siswa.
3.    Menetapkan obyek penelitian yaitu seluruh siswa kelas II SMP Negeri 6 Kota Blitar Tahun                    Pelajaran 2004/2005 dan terpilih kelas IIB.

2.    Tahap Pelaksanaan Penelitian
Setelah persiapan dianggap cukup baru penelitian dimulai, peneliti membagi penelitian ini menjadi 3 siklus. Sedangkan waktunya mulai tanggal 10 September sampai dengan 12 Oktober 2004. Langkah-langkah yang ditempuh dalam penelitian ini adalah:
a.    Siklus I
1.    Melakukan observasi tentang permasalahan-permasalahan yang sedang terjadi dan mengkaji penyelesaiannya.
2.    Merancang Rencana Pengajaran (RP) pada pokok bahasan Teorema Pythagoras dengan pendekatan kontekstual bangun kubus dan balok.
3.    Melaksanakan kegiatan pembelajaran selama dua kali pertemuan dengan pendekatan konteks bangun kubus dan balok.
4.    Mengadakan evaluasi pertama sebagai pengumpulan data.
5.    Mengadakan refleksi terhadap kegiatan pembelajaran yang telah diberikan.
b.    Siklus II
1.    Merancang Rencana Pengajaran (RP) pada sub bahasan menentukan Sisi Segitiga Siku-siku.
2.    Melaksanakan kegiatan pembelajaran selama dua kali pertemuan dengan menggunakan konteks bangun kubus dan balok.
3.    Mengadakan evaluasi kedua sebagai penjaring data.


4.    Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kegiatan pembelajaran yang telah diberikan.
c.    Siklus III
1.    Merancang Rencana Pembelajaran (RP) pada sub bahasan Tripel/Tigaan Pythagoras.
2.    Melaksanakan kegiatan pembelajaran selama dua kali pertemuan.
3.    Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan.

D.    Jenis dan Sumber Data
Data adalah hasil pencatatan penelitian, baik berupa fakta atau angka (Arikunto, 1996:81). Data ada dua macam yaitu:
a.    Data yang berupa bilangan atau angka-angka disebut data kuantitatif.
b.    Data yang berbentuk bukan bilangan atau angka-angka disebut kualitatif.
(Pasaribu, 1984:91)
Dalam penelitian ini digunakan pengambilan data kuantitatif, sedangkan sumber data penelitian adalah nilai ulangan harian atau hasil evaluasi dari masing-masing siklus pada pokok bahasan Teorema Pythagoras yang diperoleh siswa selama penelitian berlangsung.

E.    Setting Penelitian
1.    Gambaran Populasi
Populasi adalah obyek penelitian, yaitu kumpulan subyek sumber informasi atau kelompok yang menjadi sasaran penelitian. Untuk pengambilan sampel dalam suatu penelitian, terlebih dahulu harus mengetahui populasi yang dijadikan penelitian.
“Totalitas semua nilai yang mungkin, hasil menghitung maupun pengukuran, kuantitatif maupun kwalitatif dari karakteristik tertentu mengenai sekumpulan obyek yang lengkap dan jelas yang ingin dipelajari sifat-sifatnya, dinamakan populasi.” (Sudjana, 1986:157)
Dari sejumlah obyek yang dijadikan populasi maka keseluruhan harus mempunyai ciri-ciri yang sama. Ciri-ciri suatu populasi akan lebih tepat diketahui dengan menilai tiap-tiap unsur yang dilakukan tanpa kecuali. Penentuan populasi dan sampel dalam suatu penelitian sangat penting, guna menentukan obyek yang akan diteliti serta batas-batasnya, sehingga akan mudah diukur variabel-variabelnya. Sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan maka yang diambil sebagai populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas II SMP Negeri 6 Kota Blitar Tahun Pelajaran 2004/2005.
2.    Subyek Penelitian   
Satu masalah penting yang harus dilakukan oleh seorang peneliti, jika hendak mengadakan Penelitian Tindakan Kelas yaitu penentuan subyek penelitian. Dari 8 kelas yang ada siswa kelas II di SMP Negeri 6 Kota Blitar diambil satu kelas sebagai subyek penelitian yaitu kelas IIB yang berjumlah 34 ssiwa. Pengambilan subyek penelitian dimaksudkan untuk menafsirkan sejumlah siswa yang ada dalam populasi tanpa menganalisa secara keseluruhan permasalahan yang ada pada populasi.
3.    Teknik Pengumpulan Data  
Pengumpulan data pada penelitian ini diupayakan semaksimal mungkin agar bisa mendapatkan data yang benar-benar valid, maka peneliti melakukan langkah-langkah sebagai berikut:
Membuat alat penelitian untuk mengevaluasi hasil belajar siswa kelas II.
Membuat alat peraga dengan konteks bangun kubus dan balok.
Melaksanakan evaluasi atau ulangan harian sebanyak tiga kali pada pokok bahasan Teorema Pythagoras.
Mengumpulkan data, mengoreksi hasil evaluasi siswa dan menyimpulkan untuk mengadakan data kuantitatif daya serap siswa.
Pada penelitian ini data yang didapatkan itu belum berarti apa-apa sebab data tersebut masih merupakan data mentah. Untuk itu diperlukan teknik menganalisa data agar bisa ditafsirkan hasilnya sesuai dengan rumusan masalah. Dalam penelitian ini digunakan penafsiran skor acuan kriteria (Criterion Referensi Test).
Penafsiran skor acuan kriteria adalah pemberian skor berdasarkan kemampuan siswa menyelesaikan evaluasi atau ulangan harian. Jawaban yang benar dari siswa yang bersangkutan dapat dinyatakan dalam bentuk prosentase sebagai berikut:
Skor =    
Dimana:
B = skor jawaban yang benar dari siswa yang bersangkutan
N = skor maksimal dari perangkat soal tes
Dari skor bisa ditafsirkan tentang ketuntasan belajar siswa sesuai dengan standar kompetensi kurkulum sebagai berikut:
a.    Ketuntasan Perorangan
Seorang siswa dikatakan berhasil (mencapai ketuntasan), jika telah mencapai taraf penguasaan minimal 75%. Siswa yang taraf penguasaannya kurang dari 75% diberikan remidi pokok bahasan yang belum dikuasai, sedang siswa yang telah mencapai penguasaan 75% atau lebih dapat melanjutkan ke pokok bahasan berikutnya.
b.    Ketuntasan Klasikal
Klasikal atau suatu kelas dikatakan telah berhasil (mencapai ketuntasan belajar), jika paling sedikit 85% dari jumlah dalam kelompok atau kelas tersebut telah mencapai ketuntsan perorangan.
Apabila sudah terdapat 85% dari banyaknya siswa yang mencapai tingkat ketuntasan belajar maka kelas yang bersangkutan dapat melanjutkan pada satuan pembelajaran berikutnya.
Apabila banyaknya siswa dalam kelas yang mencapai tingkat ketuntasan belajar kurang dari 85% maka:
a.    Siswa yang taraf penguasaannya kurang dari 65% harus diberikan program perbaikan mengenai bagian-bagian bahan pelajaran yang belum dikuasai.
b.    Siswa yang telah mencapai taraf penguasaan 65% atau lebih dapat diberikan program pengayaan.
Bila ketuntasan siswa lebih dari 85% maka pembelajaran yang dilaksanakan peneliti dapat dikatakan berhasil. Tetapi bila ketuntasan belajar siswa kurang dari 85% maka pengajaran yang dilaksnakana peneliti belum berhasil.

F.    Perencanaan Tindakan
1.    Perencanaan Tindakan I
Tindakan pertama digunakan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam hal mengingat pengertian bentuk kuadrat dan menentukan akar kuadrat suatu bilangan melalui pendekatan kontekstual bangun kubus dan balok. Hal ini mengacu pada pendapat Dr. Nurhadi dan Drs. Agus Gerrad bahwa “dalam pendekatan kontekstual dimana guru menghadirkan situasi dunia nyata ke dalam kelas dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai anggota keluarga dan masyarakat.”
Dalam perencanaan atau tindakan tetap mengacu pada hasil temuan kesulitan setiap siswa. Sebagai contoh langkah-langkah tindakan sebagai berikut:
Siswa dengan bimbingan peneliti menunjukkan perbedaan bentuk kuadrat dengan bilangan yang dikalikan dua melalui contoh.
52 = 5 x 5 = 25     berbeda dengan     5 x 2 = 10
1.32 = 1.3 x 1.3 = 1.69     berbeda dengan     1.3 x 2 = 2.6
0.252 = 0.25 x 0.25 = 0.0625     berbeda dengan     0.25 x 2 = 0.50
Siswa disuruh membuktikan rumus Pythagoras dan menentukan sisi-sisi segitiga siku-siku.
Berdasarkan gambar di atas ternyata bahwa 32 + 42 = 52
Untuk selanjutnya siswa diberi pemantapan dengan banyak latihan yaitu dengan melangkapi tabel seperti tampak pada gambar di bawah ini.
No    Luas persegi pada hipotenusa     Luas persegi pada salah satu sisi siku-siku     Luas persegi pada sisi siku-siku yang lain     Jumlah luas persegi pada kedua sisi siku-siku
1    8    4    4    8
2    ……………    9    16    25
3    41    16    25    …………………….
4    74    …………………..    49    74
Penelitian bersama-sama siswa merumuskan bahwa dari hasil perhitungan di atas dapat disimpulkan bahwa luas lingkaran dengan cara menghitung pendekatan kontekstual bangun kubus dan balok.
Perencanaan Tindakan II
Tindakan kedua ini bertujuan untuk menemukan sisi-sisi suatu segitiga siku-siku.
Langkah-langkah untuk melakukan percobaan di kelas adalah sebagai berikut:
Pertama siswa dalam kelas dibagi menjadi 6 kelompok masing-masing kelompok terdiri dari 6 siswa.
Kedua guru memeriksa pengarahan dan menyelesaikan kepada seluruh kelompok dalam kelas guna persiapan untuk melakukan percobaan.
Ketiga peneliti membimbing dalam masing-masing kelompok untuk melakukan kegiatan percobaan untuk menemukan rumus Pythagoras.
Langkah selanjutnya secara terperinci telah diterangkan dengan jelas, pada bab II halaman 27 sampai dengan 30 sehingga diperoleh rumus teorema.
Perencanaan Tindakan III
Tindakan ketiga ini bertujuan untuk menentukan Tigaan Pythagoras (Tripel Pythagoras). Langkah-langkah yang dilakukan di kelas adalah sebagai berikut:
1.    Pertama siswa dianjurkan bergabung ke dalam kelompok yang telah dibentuk dalam pertemuan sebelumnya.
2.    Kedua peneliti memberi pengarahan kegiatan yang akan dilaksanakan dan apa yang harus dikerjakan oleh masing-masing kelompok dengan konteks bangun kubus dan balok.
3.    Ketiga peneliti membimbing kelompok-kelompok yang masih mengalami kesulitan dalam menemukan segitiga yang memiliki ukuran tripel Pythagoras atau yang bukan tripel Pythagoras melalui percobaan kubus dan balok.
Langkah selanjutnya secara terperinci telah diterangkan pada bab II halaman 30 sampai dengan halaman 32. Untuk melihat sejauh mana pemahaman siswa, peneliti memberikan soal-soal latihan.


 


 

 








 

 








 




 

 


 


   





 
< Sebelumnya   Selanjutnya >






                                           VISITE >>                                             LOGIN >>                                                JOIN >>
© 2008 Official Website SMA Negeri 3 Blitar